Menteri Perhubungan RI Lakukan Sosialisasi PM 108 Tahun 2017, Pemko Harapkan Semua Stakeholder Ikuti Aturan

Posted on November 6, 2017 | in Advertorial, HotNews, Pemko Pekanbaru | by

Pekanbaru Tribunterkini- Menteri Perhubungan  Republik Indonesia (RI)  Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Provinsi Riau Sabtu (4/11). Kegiatan itu berlangsung di SPN Aula Bengkalis Jalan Pattimura. Kedatangan orang nomor satu di Kementrian Perhubungan itu dalam rangka sosialisasi terkait diberlakukanya Peraturan Menteri (PM) 108 tahun 2017 di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.Sementara itu, sosialisasi ini untuk menindaklanjuti surat menteri perhubungan nomor HM 007/02/13 PHB 2017 tanggal 31 Oktober 2017 prihal bantuan sosialisasi PM 108 tahun 2017 tentang penyelengaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

Hadir pada kegiatan sosialisasi itu Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, Guberrnur Riau Arsyadjuliandi Rachman MBA, Kepala SPN Kombes Pol Indra, Kadishub Aripin HR SH, Sekretaris Dishub Syahbanullah,SH unsur Forkopimda para Kasatlantas Se-Kabupaten/Kota, perwakilan taksi serta tamu undangan lainnya.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) mengatakan, bahwa munculnya PM 108 ini dalam rangka memberikan kepastian hukum tentang peraturan yang ada di dalam PM 108 tahun 2017 ini. Selain itu, PM 108 ini akan segera diterapkan di seluruh Indonesia. Karena dalam PM 108 ini juga mengamanatkan bagaimana memperhatikan kenyamanan masyarakat supaya bisa dilayani dengan baik.

“Jadi dengan dikeluarkannya PM 108 ini kita berharap semua stakeholder dan pihak terkait agar mengikuti aturan yang ada. Sebab dalam PM 108 ini sudah mempunyai payung hukumnya. Terlebih lagi dalam PM 108 ini juga sudah melakukan pembahasan yang matang, sehingga nantinya tidak ada lagi gesekan yang berkepanjangan antara taksi online dengan taksi konvensional. Karena sudah jelas, dalam PM 108 ini sudah mengatur tentang penyelengaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek”, ungkap Budi Karya Sumadi.

Dikatakan Budi selain itu di dalam PM 108 tahun 2017 ini mengatur jika taksi online ini mempergunakan kuota dan menerapkan tarif atas bawah. Sehingga PM 108 tahun 2017 ini tentunya tidak menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan. “Dalam PM 108 ini ada beberapa aturan dan syarat yang harus diikuti oleh para pelaku usaha taksi online. Makanya diharapkan dengan adanya PM 108 ini membawa kesejukan dan kedamaian bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Terutama bagi taksi online dan taksi konvensional, sehingga kedepan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.Karena sudah jelas semua di dalam PM 108 ini apa saja aturan yang ditegakkan”, ungkap Budi .

Dalam kesempatan ini Menteri Perhubungan menghimbau, memang diberikan ruang gerak kepada pelaku usaha taksi online. Namun, diharapkan jangan terlalu jumawa. “Maka kita ingatkan kepada taksi online bisa berkolaborasi dengan pelaku usaha taksi konvensional. Oleh sebab itu, marilah bergandeng tangan dalam menjaga kebersamaan. Dengan begitu, kedepanya kita yakin tidak rerjadi kekisruhan yang berkepanjangan. Selain itu, kita juga mengharapkan agar keduanya saling mengerti dan bisa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.Karena intinya jasa transportasi tujuannya untuk menciptakan dan melayani masyarakat dengan tenang, nyaman dan aman”, ujar Budi.

Salah seorang perwakilan dari Kementrian Perhubungan pak Cucu mengatakan, di dalam PM 108 tahun 2017 ini, sudah jelas apa saja yang meski dipatuhi bersama, karena sudah ada pembahasan yang dicanangkan sebelum dikeluarkannya PM 108 tersebut. “Pada PM 108 ini sangat jelas aturan yang mesti diikuti. Sebab PM 108 ini sebagai payung hukum yang kuat sudah sah dan diberlakukan”, ungkap Cucu.

Dijelaskan Cucu, ada beberapa aturan yang tercantum di dalam PM 108 tahun 2017 ini antara lain dibunyikan bahwa pada taksi online juga diterapkan argo kendaraan. Karena pada taksi konvensional juga masih diberlakukan keberadaan argo tersebut. “Selain mengunakan argo taksi online juga mengunakan kouta wilayah dan menerapkan tarif atas bawah. Hal. Ini agar penguna jasa atau masyarakat tidak dirugikan”, ungkap Cucu.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Mba mengatakan, kedatangan pak Menteri Perhubungan dan rombongan ini ke Riau merupakan kebanggaan tersendiri, karena beliau (pak menteri) yang hadir langsung melakukan sosialisasi terkait dikeluarnya PM 108 tahun 2017 tentang penyelengaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek. “Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan terima kasih kepada pak Menteri Perhubungan yang meluangkan waktunya menghadiri sosialisasi. Semoga dengan adanya PM 108 ini membuat masyarakat di Riau sejuk dan damai , sehingga memberikan kedamaian dan kebersamaan yang lebih baik”, ujar Andi.

Dijelaskan Andi, Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung dengan dikeluarkannya PM 108 tahun 2017 tersebut, sehingga semua stakhoder dan pelaku usaha transportasi angkutan baik taksi online dan taksi konvensional bisa memahami dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. “Makanya PM 108 ini sudah memiliki payung hukum yang kuat. Sebab di dalam PM 108 ini  semua disebutkan apa saja  persyaratan dan aturan diterapkan. Oleh sebab itu. marilah kita hormati dan patuhi, sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan”, harap Andi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Aripin HR SH menjelaskan, bahwa setelah dikeluarkannya PM 108 tahun 2017 ini tentu atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru selalu mendukung kebijakan dan aturan yang sudah disepakati bersama tersebut. 

“Dengan adanya PM 108 tahun 2017 ini akan menjadi petunjuk dalam menyelesaikan permasalahan terkait transportasi angkutan umum tampa trayek. Makanya perlu pemahaman yang mendalam bagi semua stake holder. Sehingga kedepan tidak terjadi lagi gesekan”, ungkap Aripin.

Diterangkan Aripin, di dalam PM 108 ini juga tercantum apa saja aturan yang mesti dilakukan oleh pelaku taksi online. 

“Apa yang dilakukan oleh Kementrian Perhubungan kita dukung. Karena di dalam PM 108 ini Kementrian Perhuhungan dalam hal ini Pemerintah sudah melakukan pembahasan yang matang. Namun, yang paling penting adalah semua stake holder bisa mengikuti aturan yang berlaku, “Sehingga tidak akan terjadi  gesekan dengan pihak lain”, ungkap Aripin. (Ruben/Kominfo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertorial

Fly-over-simpang-ska-dan-pasar-pagi-arengka-tuntas-akhir-tahun-ini Fly Over Simpang SKA Dan Pasar Pagi Arengka Tuntas Akhir Tahun Ini Pekanbaru Tribunterkini- Dua rencana pembangunan fly over (jembatan layang) di simpang mal SKA dan simpang...
pemprov-riau-launching-e-katalog-daerah Pemprov Riau Launching E-Katalog Daerah Pekanbaru Tribunterkini- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Penandatangan Kontrak Katalog Daerah Kategori Instalasi Listrik (Tiang...
PMI Kampar Drs.Yusri M.Si Resmi Dilantik Sebagai Ketua PMI Kabupaten Kampar Kampar Tribunterkini- Bupati Kampar Azis Zaenal, Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto beserta Forkopimda menghadiri Pelantikan pengurus...
gubernur-dan-dirut-pt-sir-teken-mou-penyerahan-jalan-perkebunan Gubernur Riau Dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan Pekanbaru Tribunterkini- Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Direktur Utama (Dirut) PT Surya Inti Raya (SIR)...

Tag Cloud