Zarmalis Kepsek SDN 024 Tarai Bangun Jadi Korban Pemerasan Oknum LSM dan Wartawan, Ini Penjelasannya

Posted on March 9, 2018 | in HotNews | by

Pekanbaru Tribunterkini- Berawal dari chatingan Kepala Sekolah SDN 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, malah jadi korban pemerasan. Pelaku pemerasan menurut korban berprofesi sebagai LSM dan Wartawan.Ketika di konfirmasi Zarmalis Kepala Sekolah SDN 024 kepada Tribunterkini mengatakan kejadiannya bermula pada Tanggal 9 Februari Jumat pagi. Saat itu Mila yang saya kenal berprofesi sebagai wartawati menelpon saya dengan mengatakan mau ketemu dengan abang dan saya jawab ada apa bu.

Lalu Mila mengatakan pokoknya penting sekarang, dan saya jawab jangan sekarang waktunya tanggung, lepas Jum’at jumpa di sekolah.

Selanjutnya sekira pukul 1.00 Wib siang Mila sudah sampai di sekolah, dan saya persilahkan duduk. Setelah itu Mila menunjukkan ada chating abang dengan istrinya Canggih, dan Mila mengatakan ini agak gawat bang. Kemudian Mila mengatakan kalau abang tidak memberikan saya uang Rp 3 juta chatingan ini akan saya perlihatkan dengan keluarga abang dan akan saya beberkan kemana-mana, ucap Zarmalis menirukan ucapan Mila.

Mendengar itu tentu saya terpukul, dan saya merasa malu. Lalu saya mengatakan mana ada sekarang saya uang Rp 3 juta. Kemana saya mencari uang sebanyak itu. Mila tetap mendesak dan mengatakan “Pokoknya saya harus mendapat uang sekarang, karena malam nanti anak saya mau menikah, saya perlu uang Rp 3 juta”, ucap Zarmalis.

Lanjut Zarmalis mengulang perkataan Mila, kalau abang memberikan uang Rp 3 juta masalah ini selesai karena Canggih itu anak buah saya, Canggih itu adek saya bisa saya selesaikan semuanya. Selepas itu  Mila mengatakan bahwa yang chating itu bukan istrinya tapi Canggih sendiri yang Chating dengan abang.

Saya mengatakan benar ibu Mila mau melindungi saya. Di jawab Mila pokoknya selesai masalahnya bang tidak ada masalah lagi.

Lalu saya mencari pinjaman uang dengan salah seorang guru, dan guru itu mengatakan kapan butuhnya pak, saya jawab sekarang juga. Setelah uang itu saya dapat saya ulangi lagi ngomong dengan Mila Amankan bu Mila dan di jawab Mila persoalan abang itu sudah aman tidak ada masalah lagi, Mila tanggung jawab.

Keesokan harinya saya telepon Mila bagaimana bu mila kita bertemankan, dan bu Mila tidak mengganggu saya lagi.Di jawab Mila aman tu Pak zarmalis tidak ada masalah.

Lalu tanggal 27 Februari hari senin Mila menelepon saya lagi, minta ketemu. Saya jawab bu saya sakit tidak dapat menemui  ibu, kesekolahlah bu. Mila mengatakan pokoknya kita ketemu di luar di daerah Kubang dekat pasar kita ketemu di situ.

Ternyata Mila meminta uang lagi sejumlah Rp 5 juta, saya hilang akal karena saya merasa saya di kompas terus dengan ancaman istri dan keluarga.  Lalu saya menyuruh salah seorang rekan kepala sekolah untuk menghubungi salah seorang rekan wartawan untuk menjumpai saya di sekolah darurat.

Beberapa saat kemudian datanglah wartawan tersebut, lalu saya ceritakan kronologisnya. Lalu  saya katakan kalau seperti ini terus saya tidak sanggup.

Lalu dengan di temani wartawan saya berangkat ke lokasi yang di bilang Mila. Namun di  situ bukan Mila yang saya jumpai tetapi Linda yang mengaku seorang LSM. Sesat kemudian Linda langsung meminta uang Rp 5 juta.

Padahal saat itu saya di dampingi wartawan, tapi tetap Linda tanpa malu-malu meminta uang Rp 5 juta. Saya menjawab tidak ada uang saya Rp 5 juta, kemana saya mau mencari uang sebanyak itu. Linda tetap mengatakan, pokonya besok siang saya datang kesekolah bapak mengambil uang. Tidak itu saja Linda juga mengamcam kita satu desa.  “Rumah bapak dekat dengan rumah saya, saya dengan mudahnya melihatkan chatingan ini kepada istri bapak”, jelas Zarmalis menirukan ucapan Linda.

Mendengar ancaman linda, tentu saya merasa malu, saya iyakanlah, tapi kalau saya tidak dapat Rp 5 juta saya mohon maaf. Berapa saya dapat saja saya bantu. Saya berusaha lagi meminjam kepada salah seorang guru di sekolah, dan itu diatas materai.

Lalu wartawan tadi mengatakan kepada saya, kalau begini terus habis tergadai SK bapak. Biarlah saya temani bapak untuk membuat laporan ke Polres Kampar. Lalu saya bersama wartawan itu pergi ke Polres untuk membuat laporan. Di Polres saya ceritakan seluruh kronologis kejadian. Dan pihak Polres menanggapi dengan baik

Setelah itu saya telepon Linda dan mengatakan saya tidak bisa menemui ibu di sekolah. Kita ketemu di kantor desa saja, sesaat kemudian datanglah Linda, dan mengatakan beginilah pak biarlah uang itu saya ambil, nanti saya berikan kepada Mila. Saya mengatakan tidak bisa loh buk, saya mau yang pasti nanti tidak sampai. Tolong di telepon Mila itu. Setelah itu saya berikanlah uang itu. Namun saat itu saya sudah di dampingi oleh oleh anggota Polres, dan di tangkaplah Linda. Begitulah kronologis kejadian yang sebenarnya, ucap Zarmaris. (Albert)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Iklan

002 (2) Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndaao
003 Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao
004 Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao
001 Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao
005 Iklan Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao

Advertorial

IMG_20181024_220420 Lampung Utara Kembali Raih Opini WTP Dari Menkeu RI Laporan: Advetorial/ rizal LAMPUNG UTARA,-Setelah tiga kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Kembali menerima penghargaan...
IMG_20181023_095604 Bupati Kampar Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Desa Sei. Lembu Kecamatan Tapung Laporan: (Advetorial/Kominfo) Tapung, Kampar - Bupati Kampar Azis Zaenal menyerahkan Traktor Pertanian kepada masyarakat Sei.Lembu...
Bank Riau Bank Riau Kepri Raih 2 Penghargaan DataGovAi Award 2018 Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Jumain Appe didampingi...
PMD Riau Evi Kadis PMD Riau Membuka Acara Orientasi Tugas Pokja P2KTD Program Inovasi Desa Pekanbaru- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Riau Drs. H. Syarifuddin, M.Si menghadiri acara...
bank-riau-kepri-luncurkan-e-money Bank Riau Kepri Launching E-Money Pekanbaru- Mengikuti perkembangan zaman dan dunia perbankan saat ini, Bank Riau Kepri meluncurkan produk uang...
IMG_20180929_171624 Kabupaten Tulang Bawang Barat Kembali Raih WTP dari BPK RI Tubaba- Diraihnya sebagai Kabupaten Tulangbawang Barat sebagai (Tubaba Top) Terdepan Optimis dan Pasti Maju Tidak...
Default utility Image Jasa Raharja Peduli Guyub Rukun Desa Sukamaju – Kuantan Singingi Kuansing- Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara yang mempunyai tugas utama menjalankan UU No....
kampanyekan-seftey-riding-menhub-bersama-gubri-pakai-motor-sisir-jalan-protokol-pekanbaru Kampanyekan Safety Riding, Menhub RI Bersama Gubri Pakai Sepeda Motor Sisir Jalan Protokol Kota Pekanbaru Pekanbaru- Ada yang tidak biasa saat Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi berkunjung ke Kota...

Tag Cloud