Warga Kecamatan Rangsang Barat Meranti Ngadu ke Arsyadjuliandi Rachman, Langsung Ada Solusi

Posted on April 14, 2018 | in HotNews, Politik, Riau | by

Meranti Tribunterkini- Warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, merasa beruntung mendapat kesempatan bertemu dengan calon Gubernur Riau nomor 4 Arsyadjuliandi Rachman, Jumat (13/4/2018). Pasalnya, mereka tahu Gubernur Riau yang lagi cuti kampanye Pilkada itu, bisa langsung memberi solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Seperti diungkapkan tokoh masyarakat Desa Bantar Abirsyah. Menurutnya, cagub yang akrab dipanggil Andi Rachman ini orangnya amanah. “Makanya kami bisa langsung mengadu ke bapak. Insya Allah, akan ada langsung solusi dari bapak sebagai gubernur. Habis kampanye ini kan bapak bisa langsung aktif sebagai gubernur”, ujarnya.

Adapun permintaan mendasar masyarakat Desa Bantar yakni penerangan listrik yang menyala penuh 24 jam. Saat ini, nyala listrik PLN hanya sore hingga pagi hari saja.

Selain itu di desanya banyak nelayan yang butuh bantuan. Mulai dari alat tangkap, modal ataupun bantuan lainnya.

Kemudian masalah abrasi yang sudah parah terjadi di Rangsang. Hal ini butuh penanganan serius karena sudah mengancam banyak rumah warga.

“Kalau diperturut hati ini, banyak lagi pak. Tapi itu sajalah dulu. Kami yakin bapak bisa kasih solusi. Kalau yang lain baru bisa berjanji aja”, tuturnya lagi.

Menanggapi sejumlah permasalahan itu, Andi Rachman mengatakan semuanya sudah ada program dan solusinya. Masalah listrik, PLN sudah berjanji akan menerangi seluruh Riau pada 2019. “Soal nyala penuh 24 jam, nanti saya koordinasi dulu dengan orang PLN”, kata Andi Rachman.

Yang jelas, kata Andi Rachman, nyala penuh 24 jam itu sedang dalam proses. Pasalnya, saat ini di daerah daratan, pembangkit listrik PLN sudah banyak yang menggunakan gas dan batubara. Sehingga mesin pembangkit diesel PLN bisa dipindahkan ke daerah pulau seperti Rangsang ini.

Kalau soal nelayan, sudah ada programnya di Dinas Perikanan Provinsi. Alat tangkap ada. Asuransi untuk nelayan pun ada.

“Nanti saya masukan nama kelompok nelayan bapak lewat anggota dewan saya untuk dapat bantuan dari provinsi tahun ini. Inilah enaknya jadi ketua partai, bisa kasih instruksi”, tukasnya.

Terkait abrasi juga sudah solusinya, tapi bertahap karena biayanya sangat mahal. Tahun ini provinsi akan bangun tiga titik tanggul pemecah ombak di tiga tempat di Meranti. Salah satunya di Teluk Betung, Kecamatan Merbau.

“Nanti kita carikan anggaran yang lebih besar lagi dari pusat. Karena masalah ini juga terkait batas wilayah negara. Meranti termasuk wilayah pulau terluar Provinsi Riau. Kalau daratan berkurang, teritori perairan juga berkurang”, tukas Andi Rachman. (Ruben/Rls).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertorial

pemko-pekanbaru-batalkan-acara-petang-megang Situasi Tak Kondusif, Pemko Pekanbaru Batalkan Acara Petang Megang Pekanbaru Tribunterkini- Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menggelar tradisi potang balimau atau petang megang...
Kadis PMD Riau Pencairan Dana Desa Tahap II (Dua) Pekanbaru Tribunterkini- Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa mengeluarkan surat edaran perihal...
Rakor Pelalawan Wabup H. Zardewan Hadiri Rakor Sinergitas Bersama Pemprov Riau Pekanbaru Tribunterkini- Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang diwakili oleh Wakil Bupati H. Zardewan menghadiri Rapat Koordinasi...
PMD Riau-Rohil Targetkan BUMDesa Mandiri di Rohil, Pemprov Riau Laksanakan Pelatihan di Bagan Siapi-Api Rohil Tribunterkini- Pemprov Riau melalui Dinas PMD Riau taja Pembinaan Pengelolaan BUM-Desa Se Provinsi Riau...

Tag Cloud