Ratusan Rumah di Pasaman Barat Terendam Banjir

Jumat, 09 November 2018 - 07:30 WIB , Editor: admin

Liputan: Dalta Pasbar,Sumbar - berlangsung nya hujan yang turun di berbagai wilayah di Sumatera barat cukup membuat resah  masyarakat yang tinggal di daerah daerah yang kerap terjadinya bencana,   Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di Kabupaten Pasaman Barat - Sumbar sejak, Rabu (7/11) hingga malam, mengakibatkan beberapa sungai-sungai besar di daerah tersebut  meluap   Serta merendam ratusan rumah masyarakat setempat tepatnya di aliran Batang Pasaman menutup akses Jalan utama dari simpang empat menuju Air bangis atau menuju natal Perbatas Sumatera barat dan sumatera utara.   " Saya berangkat sore rabu 7 November dari air bangis menuju Padang, dan baru bisa keluar hari ini ( siang 8 November 2018) di mana biasa nya saya dari air bangis ke padang cuma butuh waktu 4-5 jam, tp akibat banjir yang melanda di sini saya bermalam seharian di mobil, ungkap Rosi ke Tributerkini.com,   Dimana wanita yang bekerja di salah satu perusahaan di bandara intenational Minang Kabau (BIM) asal Air bangis tersebut, harus menambah ijin kerja nya 1 hari lagi, setelah mengunjungi kediaman orang tuanya di Airbangis,   Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Triwahluyo, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Roni Hendri Eka Putra menyampaikan, daerah-daerah yang terpapar banjir yakni, di Kecamatan Pasaman, tepatnya di Nagari Aia Gadang, di Kecamatan Ranah Batahan , Ujung Gading, Kecamatan Sungai Aur dan Kecamatan Kinali. Sementara di Kecamatan Talamau terjadi longsor.   "Debit air mulai naik diperkirakan sekitar pukul 18.00 Rabu (7/11) Sore. Tadi malam, kita sudah melakukan evakuasi dan sebagian masyarakat sudah diungsikan kerumah kerabat terdekat yang tidak terkena banjir", ungkapnya   Disampaikan, sejak habis magrib sekira pukul 19.30 Wib, jalan lintas Simpang Empat menuju Ujung Gading tepatnya di Batang Pasaman, Nagari Aia Gadang, sudah tidak bisa di lewati kenderaan roda dua maupun roda empat karena badan jalan sudah digenangi air setinggi 1 sampai 1,5 meter.   "Jalan lintas Simpang Empat menuju Ujung Gading tepatnya di Nagari Aia Gadang baru bisa dilewati pada pagi tadi , Kamis (8/11) sekitar pukul 07.30 Wib. Jalan terputus kurang lebih selama 12jam", jelas Triwahluyo   Sementara itu, Jalan lintas Simpang Empat - Talu Kecamatan Talamau Masih terputus akibat material longsor dan kayu tumbang yang menimbun badan jalan tepatnya di Lubang Japang Talu, Kabupaten Pasaman Barat.   "Untuk saat ini tim dari Tim reaksi Cepat BPBD Pasbar, Basarnas dan dibantu masyarakat setempat melakukan evakuasi material longsor menggunakan Alat Berat eskavator, chainsaw, dan Bekhu loader", ungkapnya   Disampaikannya, dalam bencana banjir tersebut, satu masyarakat di perkirakan menjadi korban, saat ini masih di lakukan Pencarian.korban seorang anak berumur 10 tahun yang dilaporkan hanyut.ungkap Roni kabid kedaruratan BPBD kab.Pasbar tersebut   Ia  menghimbau, agar masyarakat tetap waspada dan siap siaga bencana.  yang mana "Menurut BMKG, perkiraan cuaca di Pasaman Barat masing bekapasitas  tinggi intensitas hujan. dan masih diperkirakan masih beberapa kali di biulan November tahun ini, Diharapkan selalu tetap waspada dan siaga", himbaunya.  

(nasional/admin)

Sumber : https://tribunterkini.com/
Url Artikel : https://tribunterkini.com/web/detail/BT703896690413412666/