Rabu, 27 Mei 2026 - 21:39 WIB , Editor: ruben
Jakarta | Tribunterkini- Paban ZI TK II Bidang Jemen Sahli Kasau Kolonel Sus Dr.H.Muttaqin, M.A., bertindak sebagai imam dan khatib pada Idul Adha 1447 H, sampaikan tiga pilar ibadah kurban , tempat di Masjid Nurul Ikhlas Kramat Jati Jakarta Timur, Rabu (27/5/26).
Al-Ustadz Kolonel Sus Dr.H.Muttaqin, M.A., berdarah Minang dalam khutbahnya juga mengatakan, ada tiga pilar utama dari ibadah kurban yaitu, pertama: Keikhlasan tanpa batas sebagai mana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS, yang mengorbankan putranya Nabi Ismail AS yang paling dicintainya. Kedua: Membiasakan diri untuk berbagi, berbagi bukan tentang menunggu sisa, tetapi memberikan yang kita cintai saat kita membutuhkannya, sedangkan pikar ke tiga adalah, menguatkan kepedulian sosial, bahwa kurban hanya milik orang kaya, tetapi juga milik orang miskin yang bertahun-tahun mengumpulkan uang untuk bisa berkurban.
"Hari raya kurban ini bukan sekedar hari raya menyembelih hewan kurban, melainkan momentum untuk menyembelih sifat ego, sifat kikir, dan rasa memiliki yang berlebihan terhadap dunia," ujar Muttaqin.
Lebih lanjut Muttaqin menjelaskan, ibadah kurban bukan hanya tentang hubungan vertikal (hablumminallah), tetapi juga instrumen kuat untuk membangun hubungan harizontal (Hablumminannas).
"Ada tiga dimensi kepedulian yang harus kita pahami dari momentum ibadah kurban yaitu, pertama: Menghancurkan sekat kesenjangan sosial yang membuat kita buta terhadap penderitaan sesama, kedua: Merasakan lapar sesama karena mengajak kita untuk memiliki sifat empat, dan ketiga: Kepedulian yang melampaui kata-kata, Rasulullah memberikan teladan bahwa kepedulian sejati adalah tindakan nyata," ujar mantan Sesdisbintalau.
Pelaksanaan salat Idul Adha 1447 H berjalan dengan aman, lancar, dan penuh hikmah, serta dilanjutkan foto bersama pengurus Masjid. **
(Jakarta/ruben)
Sumber : https://tribunterkini.com/