Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:13 WIB , Editor: ruben
Pekanbaru | Tribunterkini- Adanya keluhan warga terkait dampak pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Rengat, mulai dari persoalan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum),
Menanggapi hal tersebut Lurah Palas Rizk Pramadani mengatakan terkait dampak yang di timbulkan dengan adanya proyek jalan tol ini memang ada beberapa konflik yang terjadi diantaranya konflik sosial.
Pekerjaan jalan tol yang di kerjakan PT HK dan PT HKI melalui akses jalan masayarakat.
Kemudian kata Rizki jalan menjadi rusak dengan aktivitas alat berat, jalan masyarakat berdebu karena membawa tanah timbun. Selain itu ada rumah warga yang retak, parit yang tertimbun itu semua terjadi tidak kita pungkiri, sebut Lurah Palas.
Tetapi semua konflik sosial yang terjadi dapat kita selesaikan dengan baik. Hal ini karena. PT HK dan PT HKI selalu mengutamakan kepentingan umum.
Seperti ada jalan yang rusak mereka segera memperbaiki. Hal ini karena sudah ada komitmen antara PT HK dan PT HKI dengan masyarakat.
Rizki mengatakan masyarakat menuntut kembalikan jalan kami seperti semula, jangan rusak jalan kami, jangan rusak parit kami. jangan buat rumah ibadah dan rumah kami berdebu.
Namun tuntutan warga tersebut seperti jalan yang berlobang solusi dari PT HK sementara jalan tersebut di sirtu. jalan yang berdebu mereka siram, jalan yang di tutup mereka buka dan di perbaiki.
Sedangkan untuk rumah yang retak di berikan kompensasi. Ada juga di karenakan jalan berlobang warga terjatuh mereka memberikan bantuan.
"Selama ini konflik dapat kita selesaikan melalui musyawarah dan mufakat", ucap Riski.
Riski menambahkan warga tempatani ikut di pekerjakan seperti pembukaan badan jalan, imas, jaga alat berat. Selain itu ada juga sumbangsih dari PT HK dan HKI sepert tanah timbun dan alat berat. Seperti banjir kemarin kita di bantu alat berat dari PT HK dan HKi, kata Rizki.
Terakhir kata Riski tentunya kita berharap PSN ini cepat selesai, Kemudian tidak meninggalkan jejak yang buruk kepada masyarakat.
Sebagaimana komitmen dari awal antara perusahaan dan masyarakat. Kita berharap perusahaan tetap berkomitmen dengan poin-poin yang telah di sepakati, sebut Lurah Palas.
"Masyarakat mendukung adanya proyek tol, dan proses percepatan pembangunan ceoat selesai dan tidak meninggalkan danpak sosial di tengah-tengah masyarakat", tutup Rizki Lurah Palas. **
(Pekanbaru/ruben)
Sumber : https://tribunterkini.com/