Kamis, 25 Agustus 2016 - 07:30 WIB , Editor: admin,
Kabupaten Kampar- Ikuti dengan hidmat, serius dan sampai selesai acara GNP-SDA tentang sosialisasi peraturan dan tata kerja, kata Bupati mengintruksikan Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Bustami, Kadis Kehutanan M.syukur, Kepala DPPKA Kholidah dan Kepala Bapedalda Kabupaten Kampar Irtarius.Penegasan itu disampaikan Bupati Kampar H.Jefry Noer usai pembukaan acara Pertemuan koordinasi dan supervisi perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau dalam rangka tindak lanjut pelaksanaan Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GNP-SDA) sektor Perkebunan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyelenggarakan sosialisasi peraturan dan perihal tata kerja di hotel Premier Pekanbaru, rabu (24/8).
Jefry Noer melanjutkan, nanti sosialisasikan dan terapkan apa yang disampaikan KPK agar ke depan jangan ada perusahaan maupun masyarakat perorangan yang mengelola perkebunan di Kampar yang tidak memiliki izin atau wilayah lahan perkebunan yang diolah tidak sesuai perizinan serta menyalahi aturan.
Apa yang disampaikan KPK menjadi acuan dalam menerapkan peraturan dan menertibkan perkebunan di Kampar berkenaan dengan izin yang tidak sesuai peruntukan lahan perkebunan yang di kelola apalagi yang belum memiliki izin termasuk sanksi tegasnya, kata Jefry Noer.
Deputi pengawasan internal dan pengaduan masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ranumiharja usai memberikan sambutan berharap dari pertemuan ini terjadi kerjasama dalam pembenahan keuangan dan manajemen pelaporan administrasi serta peningkatan kinerja sesuai dengan peraturan, dan jangan takut dengan KPK karena tujuan KPK adalah untuk perbaikan dan kemajuan kita bersama untuk ke depannya agar Indonesia menjadi lebih maju dan berkembang tanpa adanya lagi korupsi di semua unit instansi baik di pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota di Indonesia,pungkasnya.
Sementara Gubernur Riau usai sambutan mengharapkan semoga dengan sosialisasi peraturan dari KPK, sektor perkebunan di Riau khususnya dapat semakin maju dan tumbuh berkembang lebih maju, tanpa ada lagi perusahaan yang membuka lahan dengan tidak sesuai aturan perizinan yang diberikan terlebih penggunaan lahan tanpa izin,terang Gubernur Riau ini yang langsung membuka acara itu.
Hadir pada pertemujan diantaranya Dirjen perkebunan Pusat bidang pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Ir.Dedi Junaedi,M.Si, Gebernur Riau Arsyad Juliandi Rahman, Bupati Kampar Jefry Noer beserta Bupati lainnya di Provinsi Riau, Kadisbun Provinsi Riau Muhibul Basyan, para pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau.(kamparkab/06)
(nasional/admin)