Politik

Hari Terakhir Etape ke VIII Tour De Singkarak Menyisakan 76 Pembalap

Senin, 12 November 2018 - 07:30 WIB , Editor: admin,

Liputan:Dalta Sumbar– hari ini Minggu (11/11). Di Etape ke VIII Tour De Singkarak memasuki  hari Terakhir Ajang Balap sepeda international di Propinsi Sumatera Barat Indonesia. Rute yang di ambil pada penutupan terakhir ini di mulai dari Pesisir Selatan – Kota Pariaman, melewati kota Padang,  yang hanya menyisakan 76 pembalap. Para Pembalap Sepeda ini akan berjuang untuk memperoleh hasil maksimal di rute sepanjang 158 kilometer utk mencari Pemenang atau peraih Gelar baru di Tahun ke-10 ajang TDS tahun ini. Rute yang akan dilalui pebalap pada etape VIII yakni star dari Pantai Carocok Painan, lalu melewati Pesisir Selatan jl. Sultan Syahrir, jl. Mohd Hatta, jl. Imam Bonjol, jl. Rawang Painan, jl. Raya Padang Pessel, jl. jendral Sudirman, Terminal Sago, Pasar Tarusan, Batas Kabupaten Pesisir selatan, Bungus, Gaung, Bukit Putus, jl. st Syahrir, jl. Mohd Tamrin, jl. bagindo Aziz Chan, jl. Sudirman.   Lalu dari Kantor Gubernur Sumbar, jl. Khatib Sulaiman, jl.Hamka, jl. Adinegoro, Kasang, Polsek Batang Anai, Simpang Tiga Tugu Ikan, jl. Raya Padang Pariaman, Simpang Tiga Tapai, jl. Jati Mudi, jl. wr supratman, jl. ahmad yani, tugu Tabuik, jl. Jend Sudirman, jl. Mohd Yamin, jl. Syed Burhanuddin, Pantai Kata Pariaman, jl. TPI, pintu gerbang Pantai Kata, Desa Marunggi, desa Sunur, dan terakhir finish di Pantai Kata, Pariaman.   Tiga titik sprint masing-masing terdapat di Tarusan, Bungus dan Lubuk Alung serta Dua titik King Of Mountain di Bungus dan Bukit Lampu, untuk tantangan pada rute di etape terakhir ini.   Meski masih di atas kertas, namun posisi pebalap berdarah Australia atas nama Jesse Ewart dari Sapura Cycling Team Malaysia yang hingga saat ini masih masih kuat bertengger di urutan pertama klasemen sementara dengan total catatan waktu 27.39.32, sama sekali belum aman. Gelar juara umum TdS 2018, bisa saja lepas dari tangannya, jika ia tak mampu tampil habis-habisan di etape terakhir ini.   Pebalap Holler Nikodemus dari Bike Aid Germany yang berada di urutan kedua klasemen sementara dengan catatan waktu 27.39.52. Di urutan ketiga ada pembalap dari 7Eleven-Cliqq Roadbike Philippines atas nama Felipe Marcelo yang membukukan total catatan waktu 27.39.59, merupakan dua pembalap yang menjadi ancaman serius bagi Jesse.   Jesse harus bisa menorehkan catatan waktu lebih cepat dari kedua pesaingnnya itu, jika ingin mencatat sejarah baru di Tour de Singkarak 2018.   Di perhelatan Tour de Singkarak pembalap dari Iran, selalu mendominasi di setiap etape ajang TDS sebelumnya.   Tour de Singkarak pada dasarnya di selengarakan tidak hanya sebuah ajang balap sepeda semata.event ini juga mengkalaborasikan antara olah raga dengan kepariwisataan. yang juga menjurus ke tujuan wisata wisata Alam, kuliner dan budaya lokal Minangkabau, agar dapat dikenal di belahan dunia agar bisa lebih meningkatkan lagi para pecandu Wisata untuk mengunjungi Sumatera Barat.  

(nasional/admin)

LAINNYA
KOMENTAR
Silahkan Login Untuk Mengisi Komentar