Rabu, 08 Juli 2026 - 14:32 WIB , Editor: ruben,
Pelalawan | Tribunterkini- Bertempat di RT. 009 RW. 004 Dusun 2 Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan telah dilaksanakan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari 80 unit jembatan yang diresmikan secara serentak Se-Provinsi Riau dan dipusatkan di Kota Dumai. Kegiatan selesai pukul 12.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif, Rabu (08/07/26).
Lokasi peresmian berada di Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan akses warga yang sebelumnya harus memutar jauh dan berisiko saat menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memangkas waktu tempuh dan biaya logistik masyarakat.
Hadir dalam kegiatan di Pelalawan antara lain Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, Ketua DPRD Pelalawan H. Syafrizal, S.E, Kajari Pelalawan Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H, Wakil Bupati Pelalawan H. M. Thamrin, S.H, Danramil 03/Bunut Kapten Arh Mujiono mewakili Dandim 0313 KPR. Hadir juga jajaran PJU Polres Pelalawan, Kapolsek Bunut AKP Markus Sinaga, S.H., M.H, Kapolsek Teluk Meranti IPDA Viki, S.H, Kapolsubsektor Pelalawan IPDA Fernando Purba, para Kepala Dinas, Camat Pelalawan Pandu, Kades Ransang Musliadi, Hulubalang, tokoh masyarakat, siswa-siswi SMPN 3 Ransang, murid SDN 2 Ransang, dan masyarakat Desa Ransang.
Peresmian di tingkat pusat diikuti secara daring oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Dalam sambutannya Kapolda Riau menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama yang mendorong konektivitas, memangkas biaya logistik, membuka pusat ekonomi baru, serta menyerap tenaga kerja. Infrastruktur yang merata juga memastikan distribusi kebutuhan pokok dan akses layanan dasar menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kapolda Riau menambahkan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II merupakan langkah konkret mempercepat pemerataan konektivitas di wilayah pedesaan dan daerah terisolasi. Infrastruktur ini diselesaikan bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80, sehingga total akumulasi program kini mencapai 110 jembatan di seluruh kabupaten/kota Se-Riau. Melalui aksi nyata ini, Polri menunjukkan perannya tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menjadi mesin penggerak kesejahteraan masyarakat.
Dalam sesi interaksi bersama masyarakat Pelalawan, Kapolri menyampaikan rasa syukurnya atas dibangunnya jembatan ini. Beliau menekankan bahwa jembatan ini menjadi harapan bagi anak-anak agar tidak perlu lagi berjalan memutar jauh hingga bertaruh nyawa hanya untuk menuntut ilmu. Jalur pendidikan mereka kini menjadi lebih aman, lebih dekat, dan lebih nyaman. Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi menjaga kerukunan dan stabilitas kamtibmas agar pembangunan nasional berjalan lancar.
Apresiasi juga disampaikan langsung oleh warga Desa Ransang. Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polri karena telah hadir merajut konektivitas hingga ke pelosok. Jembatan ini disebut sebagai urat nadi baru. Mobilitas warga semakin lancar, akses kesehatan semakin cepat, dan distribusi hasil bumi untuk perekonomian keluarga menjadi jauh lebih mudah. Bagi mereka, jembatan ini adalah bukti nyata negara hadir untuk masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembacaan doa, dan pemutaran video pembangunan jembatan. Dilanjutkan sambutan Kapolda Riau, interaksi Kapolri secara virtual, penandatanganan prasasti dan peresmian 80 unit jembatan, serta peninjauan langsung jembatan. Di Desa Ransang kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Forkopimda, peninjauan jembatan, pemberian tali asih kepada masyarakat, dan foto bersama.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ransang ini, Polres Pelalawan bersama Pemerintah Daerah berkomitmen mengawal pemeliharaan dan pemanfaatan jembatan agar manfaatnya optimal. Diharapkan konektivitas baru ini dapat meningkatkan perekonomian, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, serta mempererat sinergi TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pelalawan. **
(Pelalawan/ruben)