Rabu, 04 November 2026 - 12:25 WIB , Editor: ruben,
Pekanbaru | Tribunterkini- Rencana Operasional Transdepo (Tempat Penampungan Sementara Terpadu) di Jalan Damai, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai mendapat dukungan penuh dari Kecamatan Rumbai Pesisir.
Camat Rumbai Azani Benazir, mengatakan Transdepo merupakan program dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bertujuan memperbaiki sistem pengangkutan sampah.
"Transdepo itu kan programnya Dinas DLHK.
Tentunya kami dari Kecamatan Rumbai Pesisir mendukung untuk perbaikan pengangkutan sampah," ucap Azani.
Kata Azani menegaskan lokasi Transdepo di Jalan Damai dinilai strategis dan aman karena jauh dari permukiman warga dan sekolah.
Lokasinya jauh dari pemukiman warga dan dari sekolah SMP jauh lah jaraknya. Nantinya DLHK mempunyai treatment sendiri untuk penanganan sampah dan bau yang ada di Transdepo.
DLHK sudah turun survey dan sudah ada analisis dampak lingkungan," jelasnya.
Menurutnya, keberadaan Transdepo ini akan sangat membantu operasional Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di wilayah Rumbai.
Selama ini armada harus menempuh jarak jauh hingga ke TPA Air Hitam dan kerap mengantri lama saat bongkar muatan.
"Ini sangat terbantu sekali jadi kalau di Jalan Damai ini nanti Transdepo sangat membantu, jarak operasional pengangkutan sampah menjadi dekat. Kita tau lah kalau di Air Hitam juga antri untuk pembongkaran sampah, memakan waktu juga," ungkapnya.
Menanggapi adanya penolakan warga yang khawatir akan dampak bau, Azani menyebut DLHK sudah menyiapkan penanganan khusus.
Mengenai polusi udara DLHK sudah ada treatment. Sampah itu tidak bermalam, sore sudah diangkat kembali ke TPA Muara Fajar, tegasnya.
Ia juga mempersilakan warga yang menolak untuk menyampaikan aspirasi langsung melalui Kelurahan atau DLHK agar bisa dicarikan solusi bersama.
Menurut Azani, untuk lokasi sebelumnya sempat ada penolakan warga sehingga tidak dilanjutkan. Namun untuk lokasi baru di Jalan Damai ini, izin lingkungan dari warga sudah ada.
Disinggung jarak dengan SMPN 44, Azani menyebut jaraknya cukup jauh sekitar 500 meter.
Tentang jarak Transdepo dengan SMPN 44, biarlah DLHK yang sampaikan. Mengenai jarak cukup jauh lah sekitar 500 meter dari Transdepo, tuturnya.
Camat berharap dengan adanya Transdepo, pengangkutan sampah di Rumbai bisa lebih maksimal.
"Harapan kita pengangkutan sampah bisa lebih maksimal karena jarak sudah dekat. Kawan-kawan LPS bisa maksimal kerjanya.
Biasanya hanya 1 trip per hari, mudah-mudahan bisa 2 trip untuk pengangkutan sampah di Rumbai ini," tutupnya. (Red01).
(Pekanbaru/ruben)