Riau Hukrim

Video Viral di Jalan Parit Indah Kota Pekanbaru 'HOAKS', Dirreskrimum Polda Riau: Akan Melakukan Penyelidikan dan Menangkap Siapa Yang Menyebarkan Video Tersebut

Sabtu, 14 Januari 2023 - 11:50 WIB , Editor: ruben,

Pekanbaru | Tribunterkini- Terkait beredarnya informasi kejadian video genk motor melalui pesan singkat WA yang viral di Kota Pekanbaru. Polda Riau menyampaikan klarifikasi informasi tersebut.

Pesan singkat WA yang viral tentang informasikan kejadian yang beredar melalui pesan singkat WA yang disertai video, "Di beritahukan kepada semua warga PEKANBARU agar hati hati melewati jalan Parit Indah pada malam hari tepat nya di belakang MTQ dikarenakan banyak begal merajalela dsna ini buktinya anak anak pulang latihan di bacok dan di tikam juga beberapa mobil warga di pukul pàkai kayu dan di lempari batu".

Dalam hal ini, Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal melalui DirReskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan menyampaikan, bahwa terkait dengan kejadian-kejadian genk motor di wilayah Kota Pekanbaru kita sudah lakukan penangkapan.

Kemudian juga pada akhir Bulan Desember lalu kita sudah lalukan penangkapan 2 orang pelaku penganiayaan yang diduga dilakukan genk motor yang terjadi di sekitar depan Hotel di Kota Pekanbaru, kata DirReskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan kepada awak media tribunterkini.com.

Dan terkait informasi kejadian melalui pesan singkat WA disertai video, "Di beritahukan kepada semua warga PEKANBARU agar hati hati melewati jalan Parit Indah pada malam hari tepat nya di belakang MTQ dikarenakan banyak begal merajalela dsna ini buktinya anak anak pulang latihan di bacok dan di tikam juga beberapa mobil warga di pukul pàkai kayudan di lempari batu utamakn keselamatan keluraga anda".

DirReskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengatakan bahwa kejadian yang terjadi di Jalan Parit Indah Belakang MTQ tidak benar terjadi di Kota Pekanbaru, bahwasanya kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Warujayeng Kecamatan dan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, kejadian tersebut sudah dilaporkan di Polsek Warujayeng pada 6 Januari 2023, adapun korbannya Ulum Fauzi (16 tahun) dan Muhammad Afandi NI (15 tahun), dan saat ini kejadian tersebut sudah ditangani oleh Polsek Warujayeng Polres Nganjuk, ucapnya.

Polda Riau akan melakukan penyelidikan dan mencari siapa yang menyebarkan informasi yang menarasikan kejadian di Nganjuk tersebut terjadi di Kota Pekanbaru, dan akan menangkap yang menyebarkan pertama terkait informasi tersebut, ungkap DirReskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan. (ben). 

(Pekanbaru/ruben)

KOMENTAR
Silahkan Login Untuk Mengisi Komentar